haloberita.id, Balikpapan – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-80, semangat kemerdekaan kembali mendapatkan makna sejatinya seperti memberi, berbagi, dan membangun kehidupan yang lebih baik bagi sesama.
Semangat itulah yang dihidupkan oleh Organisasi Shiddiqiyyah (Orshid) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kalimantan Timur melalui aksi sosial kemanusiaan membangun rumah layak huni bagi warga kurang mampu di Kota Balikpapan.
Program yang dikemas dalam tema “Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah” (RSKILHS) ini menyasar kepada keluarga Husein Tanjung, warga RT 57 Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara. Keluarga ini telah lama hidup dalam keterbatasan, menempati rumah yang tidak layak, tanpa fasilitas dasar yang memadai.
Momentum peletakan batu pertama pembangunan rumah tersebut berlangsung dengan penuh haru dan rasa kebersamaan. Prosesi ini dipimpin langsung oleh Ketua Orshid DPW Kaltim, Rubi, disaksikan oleh para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan, di antaranya Ketua Komisi II DPRD Balikpapan sekaligus Ketua LPM Batu Ampar Fauzi Adi Firmansyah, Lurah Batu Ampar Awan Darmawan, Wakil Ketua LPM Sunaryo, serta jajaran anggota Orshid dan masyarakat sekitar.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para undangan ikut menyaksikan simbolis peletakan batu sebagai tanda dimulainya pembangunan. Haru tak terbendung dari keluarga penerima bantuan, yang selama ini hanya bisa bermimpi memiliki tempat tinggal yang layak.
“Kami tak pernah menyangka akan dibantu seperti ini. Terima kasih banyak untuk semua pihak, terutama Orshid Kaltim yang telah mewujudkan mimpi kami,” ujar Husein Tanjung dengan mata berkaca-kaca.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada Orshid Kaltim atas kepedulian sosial yang telah ditunjukkan.
Menurutnya, program seperti ini tidak hanya menyentuh aspek fisik, tetapi juga menumbuhkan optimisme dan kepercayaan diri masyarakat kecil yang selama ini sering terabaikan.
“Saya sangat berterima kasih dan mengapresiasi langkah mulia ini. Orshid Kaltim telah memberi teladan nyata tentang bagaimana memaknai kemerdekaan dengan aksi sosial. Semoga ini menjadi inspirasi bagi organisasi dan komunitas lainnya untuk ikut serta dalam pembangunan sosial,” tegas Adi sapaan akrab Fauzi Adi Firmansyah, Minggu 22 Juni 2025.
Pembangunan rumah layak huni yang dilakukan Orshid Kaltim menjadi cerminan bahwa peringatan hari kemerdekaan tidak hanya sebatas seremoni atau kegiatan simbolik semata namu bisa kita maknai dengan berbuat lebih.
“Kemerdekaan harus bisa kita maknai sebagai ruang untuk saling peduli, saling berbagi, dan mewujudkan keadilan sosial kepada sesama. Salah satu contoh yang dilaksanakan Orshid Kaltim” katanya.
Adi berharap, kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dapat terus diperkuat dalam mengatasi persoalan-persoalan sosial yang masih menjadi tantangan di Kota Balikpapan, terutama berkaitan dengan kebutuhan dasar seperti perumahan yang layak.
“Semoga langkah ini menjadi awal dari gerakan kemanusiaan yang lebih luas, dan menjadi teladan bagi banyak pihak untuk terus berbagi dan berbuat, karena Kota Balikpapan yang kuat dimulai dari masyarakat yang saling peduli” ucapnya.
Sementara itu Ketua Orshid DPW Kaltim, Rubi, menjelaskan bahwa pembangunan rumah ini merupakan bagian dari program nasional yang dijalankan Orshid Shiddiqiyyah secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Hingga kini, total 136 rumah layak huni telah direncanakan untuk dibangun oleh Orshid di seluruh tanah air. Hal ini dilakukan sebagai wujud syukur atas 80 tahun kemerdekaan Bangsa Indonesia.
“Bantuan ini bukan hanya sekadar pembangunan rumah, tetapi sebagai simbol bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika seluruh rakyat Indonesia bisa hidup dengan layak. Kami ingin menyalurkan rasa syukur kami kepada bangsa dengan membantu mereka yang belum merasakan arti merdeka secara utuh,” tutur Rubi.
Ia juga menyampaikan bahwa program ini akan terus berlanjut dan diperluas cakupannya, dengan menjalin sinergi bersama pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen lainnya.
“Rumah yang sedang dibangun itu mungkin hanya satu dari ratusan rumah yang akan dibangun Orshid, namun maknanya melampaui jumlah. Di balik satu rumah, ada martabat yang dipulihkan, ada harapan yang ditumbuhkan, dan ada semangat kemerdekaan yang diperbarui” tutupnya.
Lurah Batu Ampar, Awan Darmawan, dalam keterangannya menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan yang diinisiasi Orshid Kaltim ini. Menurutnya, program pembangunan rumah layak huni sangat sejalan dengan misi Pemerintah Kota Balikpapan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama yang berada di garis kemiskinan.
“Kami sangat bersyukur atas kegiatan ini. Ini membantu meringankan beban kami sebagai aparatur pemerintah dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. Semoga program seperti ini dapat menjadi contoh nyata bahwa gotong royong dan kepedulian masih hidup di tengah masyarakat kita,” ujar Awan.
Ia juga berharap warga sekitar dapat terinspirasi untuk saling membantu dan membangun solidaritas sosial, menciptakan lingkungan yang harmonis dan berkeadilan.
“Dengan mengangkat derajat satu keluarga, Orshid telah memulai gelombang perubahan yang lebih besar, membangkitkan harapan dan menunjukkan bahwa setiap orang berhak mendapatkan tempat tinggal yang aman, sehat, dan manusiawi” imbuh Awan Darmawan.
Reporter : Agus





