haloberita.id, Balikpapan – Untuk pertama kalinya, perusahaan teknologi penyedia layanan transportasi daring Maxim mengadakan kompetisi edukatif bertajuk “Maxim Quiz: First English Brain Game” .
Kegiatan ini digelar di SMK Negeri 1 Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan ini menjadi langkah inovatif dalam memperkuat literasi bahasa Inggris di kalangan pelajar sekaligus menanamkan nilai-nilai keselamatan berlalu lintas.
Ajang ini diikuti oleh 16 sekolah tingkat SMK negeri dan swasta se-Balikpapan, masing-masing mengirimkan satu tim yang terdiri atas lima siswa. Kompetisi ini merupakan hasil sinergi antara Maxim, Ruang Guru, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris, dan Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan.
Diselenggarakan dalam format olimpiade pendidikan, lomba ini menantang para peserta untuk menjawab soal-soal menggunakan bahasa Inggris secara cepat dan tepat. Materi yang diujikan tidak hanya mencakup pengetahuan akademik dan umum, tetapi juga budaya lokal, sejarah, serta kebiasaan masyarakat Balikpapan.
Puncak dari Maxim Quiz: First English Brain Game ialah peserta diminta menyampaikan argumen secara lisan dalam bahasa Inggris, menguji kemampuan berpikir kritis dan keberanian tampil di depan umum.
Ibkar Mahi, Head of Subdivision Maxim Balikpapan, mengatakan pentingnya wadah positif bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan intelektual dan sosial.
“Anak-anak sekolah adalah generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kompetisi ini, Maxim ingin mendorong para pelajar untuk mengasah bakat dan potensi mereka, agar menjadi generasi yang kritis, kolaboratif, dan inovatif,” ujar Ibkar Mahi ditengah-tengah jalanya perlombaan, Rabu 16/04/2025.
“Dengan semangat kolaborasi dan edukasi, Maxim Quiz: First English Brain Game bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga langkah nyata dalam membangun generasi muda Balikpapan yang cakap, sadar keselamatan, dan siap menghadapi tantangan masa depan” sambungnya.
Sementara itu, Mujadi, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Balikpapan, menyambut baik inisiatif tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan keterampilan siswa.
“Ini adalah langkah luar biasa dari Maxim. Kompetisi seperti ini baru pertama kali diadakan di Balikpapan, dan kami berharap dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa ke depannya,” ucapnya.
Dari sisi keamanan lalu lintas, Hedi Suswoyo dari Satlantas Polresta Balikpapan menambahkan bahwa kegiatan ini turut menjadi sarana edukasi untuk menumbuhkan kesadaran berkendara di kalangan generasi muda.
“Kami berharap anak-anak yang terlibat bisa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Semoga kegiatan ini bisa menjangkau lebih banyak jenjang pendidikan di masa mendatang,” kata Hedi.
Sumber : PR_indonesia@taximaxim



